Makna Natal Yang Sejati

Baca: Lukas 2:8-14

2:8 Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam.
2:9 Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan.
2:10 Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:
2:11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.
2:12 Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.”
2:13 Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya:
2:14 “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.”
Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. —Lukas 2:8 

Lima puluh tahun lalu, suatu program berjudul A Charlie Brown Christmas (Natal Charlie Brown) pertama kalinya disiarkan di televisi Amerika. Sejumlah pihak di pertelevisian menganggap program itu tidak akan memikat banyak orang, sementara yang lain khawatir pembacaan Alkitab dalam tayangan itu akan menyinggung perasaan pemirsa. Ada pihak yang ingin agar Charles Schulz, pencipta tokoh kartun itu, untuk meniadakan kisah tentang Natal, tetapi Schulz berkeras untuk mempertahankannya. Program itu ternyata diterima luas dan selalu disiarkan ulang setiap tahun sejak tahun 1965.

Program tersebut bercerita tentang Charlie Brown, seorang sutradara pertunjukan drama Natal anak-anak, yang merasa frustrasi dan putus asa karena musim Natal yang terlalu berbau komersial. Ia pun bertanya, adakah yang dapat memberitahukannya makna Natal yang sejati. Linus pun mengutip Lukas 2:8-14, di antaranya, “Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan. Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya: ‘Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya’” (ay.11-14). Kemudian Linus berkata, “Itulah makna Natal yang sejati, Charlie Brown.”

Di masa kini yang dipenuhi kebimbangan dan impian kita sendiri, ada baiknya kita merenungkan kembali kasih agung Allah yang dinyatakan dalam kisah yang sudah lazim kita dengar tentang Yusuf, Maria, sang bayi Yesus, dan malaikat-malaikat yang mengabarkan kelahiran Juruselamat.
Itulah makna Natal yang sejati.

Bapa Surgawi, menjelang hari Natal yang kian mendekat, kiranya kami semakin menghayati anugerah-Mu yang luar biasa bagi kami.

Allah masuk ke dalam sejarah umat manusia untuk menawarkan kepada kita anugerah keselamatan!

Related

Roti Harian 2 2452355760481547890

Follow Us

https://www.facebook.com/GPdIImmanuelGarut/

Hot in week

Comments

Gembala Sidang

Gembala Sidang
Pdt. Diane Palit

Message

Kobarkan terus Api Pantekosta
Menuju Kesempurnaan Gereja

GPdI IMMANUEL - Garut

Gereja Pantekosta di Indonesia - IMMANUEL
Jl. Cimanuk no.261
Garut - Jawa Barat Indonesia.
Email : immanuelgarut@gmail.com
Admin : Hardyanto77@gmail.com
Phone: +628 (0262) 231109

Connect Us

item